Tak ada kata yang pantas aku ucap kepadamu ayah.
Mungkin engkau bukanlah orang terdekatku.
Kerana mama mnjadi tempat pertama di hatiku kini.
Namun aku bangga ayah, kerna ayah selalu berada disampingku,
saat aku bahagia, kecewa bahkan saat aku bersedih hingga menitiskan air mata.
Teringat kenanangan silam tika aku masih mentah
aku sentiasa ke sekolah dihantar dan dijemput oleh mu ayah,
sejurus itu ayah juga pergi bekerja,
itulah rutin kita sekeluarga
sungguh indah..sungguh bertuah..sungguh aku berterima kasih ayah..
Andai dapat ku beli waktu kala itu, aku rela membayarnya dengan wang jajanku untuk bisa bermain bersamamu.
terpaksa berjauhan untuk mencorakkan masa hadapanku nanti
pengorbanan ini harus..ianya harus untuk aku mencari identiti hidup
ianya harus untuk aku berjaya mnjadi insan yang akan membanggakan dirimu ayah
ianya harus untuk aku membalas segala pengorbananmu ayah
sungguhnya sungguh bnyak pengorbanan dan jasamu yang telah kau berikan kpdku ayah
terima kasih ayah!!!!
seringkali aku mencuri melihat penat jerihmu tika bekerja siang malam
Lama setelah itu, kupandangi wajahmu saat tertidur lelap,
terbayang kerja keras yang kau lakukan untuk membesarkanku.
Terbayang letih yang tersimpan dalam dirimu atas kerja keras yang kau lakukan untuk memenuhi keperluanku. Seakan tak tahu apa jadinya diri ini jika tanpa kehadiranmu. Tak ingin rasanya kehilanganmu dari sisiku.
Kini aku telah dewasa. terima kasih atas didikanmu ayah dan mama
kini, aku menjadi seorang gadis yang tidak dapat melupakan kasih sayang keluarganya.
Kau ajarkan aku menjadi seorang yang siap menjalani kerasnya hidup tanpa melupakan kelembutan hati.
Kau ajarkan padaku bagaimana menjadi pribadi yang kuat tanpa melupakan setiap orang punya kelemahan. Kau tanamkan padaku pentingnya mencapai kejayaan
tanpa melupakan kalau setiap orang pasti pernah mengalami kegagalan.
pernah tika aku merasai kegagalan dulu, kaulah pendorong hidupku
buat aku berdiri di jalan yang penuh dengan hambatan dan rintangan
agarku dapat menaklukan kerasnya kehidupan.
Kau jadikan aku sebagai seorang pemimpin yang sanggup memimpin dirinya
sebelum mempunyai kesempatan untuk memimpin orang lain.
Dan yang jauh lebih penting dari itu semua adalah
kau membuat aku merasa bangga atas semua yang telah kau lakukan untukku.
Karena itulah, aku selalu berdoa ''semoga ALLAH selalu memberi yang terbaik untukmu''
Untuk setiap detik yang terjadi dalam nadi dan jantungku, hatiku berkata ''Terima Kasih Ayah''
SELAMAT HARI LAHIR AYAH> WAN AHMAD BIN WAN IDERIS
WE LOVE YOU AYAH!!
ikhlas dari anak-anak ayah dan mama:
wan azri wan ahmad
wan marlini wan ahmad
wan marlina wan ahmad
wan azhar wan ahmad
wan nurlisa wan ahmad
1 comment:
hua..hua..hua...uhhuuu..smpai hati mung wat aku nangis adek :'(
Post a Comment